Tuesday, December 15, 2015

Anjangsana 2015 Malang - Kota Seduluran


Resmi usai sudah rangkaian Tur Anjangsana 2015. Setelah perencanaan awal sejak pertengahan tahun dan dimulai dengan Tur Anjangsana 2015 Bandung pada Oktober lalu. Yang kemudian dilanjutkan dengan lawatan kawan-kawan Komunitas Jersey Malang ke Surabaya, kami melakukan tutup buku dengan bertandang ke Batu, Malang pada tanggal 13 Desember 2015. Kali ini tetap dalam kaitannya melakukan pertandingan persahabatan dan mempererat tali silaturahmi dengan kawan-kawan se-hobby di sana.

Jalannya Pertandingan KJM vs SJC

Anjangsana 2015 Malang, diwarnai dengan hujan yang sangat lebat di awal pertandingan.
Berlokasi di Lapangan Kusuma Agrowisata, Batu, Malang. Berlatar belakang pemandangan yang sangat indah, kick-off dilaksanakan pada Pk. 15.00 tepat, dengan cuaca yang sangat dingin dan diawali dengan gerimis. Memasuki sekitar 5 menit awal pertandingan, hujan semakin lebat dan membuat kami cukup sulit mengembangkan permainan. Tim tuan rumah mendominasi awal babak pertama, bahkan SJC terlebih dahulu kecolongan gol melalui serangan balik cepat KJM. 1-0 untuk tuan rumah. Setelah berbagai peluang matang terjadi silih berganti melalui Kris Wahyudi #21, Barry Junius #16, dan banyak lainnya selalu gagal dikonversi menjadi gol, akhirnya melalui akselerasi dari sisi kanan yang dilakukan oleh Ferdy Sinarito #15 memaksa pemain bertahan KJM melanggarnya di kotak penalty. Ia sendiri yang mengambil tendangan penalty dan berhasil mengecoh kiper KJM dengan tendangan cantik chip a la Panenka-nya. 1-1 kedudukan berimbang. Masih diguyur hujan yang pasang surut, SJC melalui playmaker-nya Adik Mardina Irawan #10 mulai menemukan bentuk permainan dan mendominasi jalannya pertandingan. Dan gol keunggulan yang dinanti akhirnya tiba. Berawal dari kerjasama barisan tengah SJC, melalui umpan terobosan dari Barry Junius #16, kembali Ferdy Sinarito #15 mencetak gol untuk membalikkan keadaan menjadi 1-2 untuk tim tamu.Tak berhenti menekan, SJC terus mencoba memperlebar margin gol. Tak pelak, saat Adik Mardina Irawan #10 menekan dari sisi kanan, ia memberikan umpan tarik terukur kepada Kris Wahyudi #21 yang lantas melakukan top class finishing dengan gol backheel-nya mengirim bola ke pojok kanan bawah gawang KJM, umpan yang manja dan diakhiri dengan penyelesaian yang sangat berkualitas! 1-3 SJC menjauh. Mendekati turun minum, lagi-lagi melalui tekanan dari sayap kanan, akselerasi Zainul #10" kembali menghasilkan gol, setelah berhasil mengecoh salah seorang pemain belakang KJM dan melakukan tendangan keras terarah yang meluncur deras ke gawang tim tuan rumah. Skor 1-4 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, SJC sedikit menurunkan tempo sembari kembali mencoba menemukan bentuk permainan. Dan tuan rumah berhasil memanfaatkan situasi ini untuk memperpendek jarak. Sebuah serangan dari sisi kiri, memaksa kiper SJC, Abien #22 memungut bola dari jala gawangnya untuk kali kedua. Skor 2-4 masih untuk keunggulan SJC. Tim tamu yang tersengat dengan gol tersebut kembali mencoba tune-in secepatnya. Didukung kondisi lapangan yang membaik, dan hujan yang telah reda, SJC kembali melakukan kombinasi passing rapat dan long pass diagonal. Setelah para center midfielder SJC berjibaku memenangkan lini tengah, pasukan jersey hijau asal Suroboyo bermain taktis 1-2 sentuhan dan melakukan serangan kilat dari sayap kanan melalui kecepatan pemain sayap Surya Wijaya #91 mengirimkan umpan mendatar tepat ke mulut gawang KJM, menghasilkan sebuah kemelut yang mampu dimanfaatkan oleh Alanoa #0 dengan tendangan keras jarak dekat. Surabaya Jersey Community kembali menjauh dengan keunggulan 2-5.


 
Gol Hattrick Ferdy Sinarito #15.
Tak henti-henti menekan, SJC mendapat sebuah tendangan bebas dari sisi kiri kotak penalty KJM. Adik Mardina Irawan #10 dengan cerdik melakukan tendangan loop yang mengecoh kiper KJM, dan memaksa melihat bola meluncur deras diatasnya mengarah ke tiang jauh. Skor 2-6. Faktor kelelahan mulai tampak di kubu tuan rumah, dan setelah berbagai serangan bertubi-tubi, Yudhie Noto #8 mampu melepaskan diri dan mengirimkan umpan kepada Ferdy Sinarito #15 yang setelah lolos dari jebakan offside mampu mengkonversi menjadi gol dan sekaligus menutup skor pertandingan menjadi 2-7, menggenapi hattrick-nya pada pertandingan pamungkas Anjangsana 2015.

Acara seremonialsetelah pertandingan yang diwakilkan oleh cak Yudha (SJC) dan mas Tatok (KJM).

Cinderamata jersey dari KJM.
Setelah pertandingan usai, sontak para punggawa SJC dan KJM berbaur dan bercengkerama dengan hangat. Sembari melakukan acara seremonial yang diwakili oleh cak Yudha Mustopo (SJC) dan mas Tatok Widi (KJM) di tengah sesi foto bersama. Sebuah momen yang menjadi akar dari Tur Anjangsana yang digagas oleh Surabaya Jersey Community yang senantiasa selalu mengedepankan prinsip-prinsip kebersamaan dan kekeluargaan melalui instrumen memorabilia sepakbola. Segala suka-duka, manis-pahit perjalanan SJC di 2015 seakan terbungkus dan terangkum indah dalam tur kali ini. Sebuah pengalaman yang akan selalu dapat kami banggakan dan kenang. Mengesankan! Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada dulur-dulur Komunitas Jersey Malang yang dengan tangan terbuka menyambut lawatan kami, dan juga untuk cinderamata commemorate jersey yang sangat keren! Terlepas dari apapun hasil yang terjadi di lapangan, bagi kami yang esensial, selalu ialah apa yang terjadi di luarnya. Salam #WaniMetu ! -SJC-

Saturday, December 12, 2015

Anjangsana 2015 Malang

SJC Anjangsana 2015 Malang, 13 Desember 2015.
Cukup lama kami tidak mengupdate blog ini, dikarenakan berbagai kesibukan persiapan kegiatan. Selain tentunya pendaratan jersey SJC #WaniMetu by MBB, kami juga telah mempersiapkan sebuah agenda besar pada tanggal 13 Desember 2015, yaitu away-day ke Malang dalam rangka lanjutan tur Anjangsana 2015. Kali ini giliran kami bertandang ke kota tetangga untuk menyambangi kawan-kawan Komunitas Jersey Malang setelah pada medio Oktober 2015 yang lalu kami berlaku sebagai tuan rumah bagi mereka. Adapun delegasi SJC pada tur Anjangsana kali ini tidak banyak berubah dengan lawatan terakhir ke Bandung. Mengambil lokasi tanding di Lapangan Agrowisata, Batu, Malang, berikut daftar para personel SJC:

- Alanoa #0
- Arrie #6 
- Yudhie Noto #8 
- Eno Suharno #9 
- Adik Mardina Irawan #10 
- Zainul #10' 
- Agostino #13 
- Yudha Mustopo #14
- Ferdy Sinarito #15 
- Barry Junius #16 
- Stanley Rinaldi #17
- Kris Wahyudi #21 
- Abien #22 (GK) 
- Wisnu Rediansyah #23 
- Pinjaka #27 
- Ryan Gunawan #28 
- Soni Kalistiono #34 
- Andre #83 
- Alfian #88 
- Faizal #90 
- Surya Wijaya #91 
- Uchy #99 

Sekali lagi kami membawa misi persaudaraan dalam instrumen memorabilia sepakbola dengan semangat yang sama, #WaniMetu ! yang terpampang jelas pada jersey yang akan kami kenakan. Satu Jersey Satu Nyali, lur! Tunggu update kami selanjutnya. Like juga Facebook Page kami: Surabaya Jersey Community. -SJC-

Saturday, October 24, 2015

Kembalinya Logo Bordiran "Samping Stadion"

Foto atas jersey berlogo Persebaya 1927 dan bawah dengan logo tradisional Persebaya Surabaya.

Logo Persebaya yang kita rindukan akhirnya tampak juga dulur! Publik Surabaya sudah cukup lama tentunya tidak melihat tampilan logo bordir yang legendaris itu. Setelah PT.PI resmi mendapat hak nama dagang Persebaya Surabaya beserta logo iconic-nya, maka turut dipensiunkan pula logo kontemporer bergaya pop vector Persebaya 1927 yang telah digunakan selama kurang lebih 5 tahun belakangan seiring konflik antara kubu PT. PI dan PT. MMIB yang menghasilkan dualisme Persebaya. Suka tak suka, sekarang hanya ada 1 Persebaya Surabaya.

Hal inilah yang nampaknya mendasari elaborasi Persebaya Surabaya untuk kembali memakai logo bordir dengan tampilan tradisional yang sarat nostalgia. Bayangkan saja lur, logo bordir semacam ini telah jamak dipakai dan tidak banyak berubah sejak era Perserikatan! Mat Halil dkk di beberapa laga uji cobapun telah tampak mengenakan jersey -yang sekarang disponsori MBB Appareal- dengan logo bordiran yang selalu kami kelakarkan dengan sebutan logo bordir "samping stadion" atau "Tambaksarian" tersebut. Sebuah jargon yang sebenarnya mulai ditinggalkan sejak musim 2009 -dengan sponsor appareal Diadora- dimana pada musim tersebut Persebaya Surabaya sudah mulai mengadaptasi kombinasi teknik sablon dan material velvet pada sponsor, logo, dan nama+nomer pemain.

Sang kapten, Mat Halil.
Karena alasan keterbatasan maupun efisiensi, tetap saja menarik melihat sentuhan perpaduan dan distingsi tradisional-modern dalam satu outfit team yang sebagaimana di era modern football seperti sekarang, teknik bordir pada logo dan nama+nomer pemain perlahan mulai tergusur oleh produk industri semacam print and cut dengan teknik pemasangan thermo applied-nya. Bagi kami perubahan ini khas dan menarik. Besar harapan dan dukungan kami bahwa momentum saat ini dapat turut menumbuhkan atmosfer yang sehat bagi industri appareal lokal yang perlahan-lahan dapat menembus masuk menjadi sponsor-sponsor tim besar Tanah Air. Kami yakin dulur, kualitas produk lokal sama sekali tidak inferior! Setidaknya ada berkah tersendiri ketika banyak brand Internasional yang mundur teratur menghentikan kerjasama mereka akibat vakumnya kompetisi Nasional. Progresif lur! Salam SJC #WaniMetu !

Thursday, October 15, 2015

Hibah Memorabilia Sang Legenda

Senior-Junior: Mat Halil dkk saat berlatih di Lapangan Persebaya.
Rabu, 4 Oktober 2015 kemarin, berdasar informasi dan ajakan dari Cak Dedy Sutanto, kiper Persebaya Surabaya pada musim 2004, 2007, dan 2013, kami merapat ke Lapangan Persebaya di Mess Karanggayam untuk meliput persiapan pertandingan persahabatan antara Persatu Tuban melawan Persebaya Surabaya pada tanggal 18 Oktober 2015 di Tuban. Persiapan berjalan normal di cuaca pagi yang terik, Mat Halil dkk melakukan latihan ringan strategi dan short game. Selain para pemain klub internal, juga nampak beberapa pemain yang sudah akrab di lingkungan Persebaya antara lain Jusmadi, Lucky Wahyu, Aulia Ardli, Jefry Prasetyo, Sunaji, dan tentunya kiper Dedy Sutanto dan Mat Halil.

Kiper: Dedy Sutanto tampak hadir beserta beberapa pemain lain.

Setelah latihan selesai, Aulia Ardli, Dedy Sutanto dan Abah Halil menyempatkan diri menyapa dan bercengkerama sejenak. Sekalian meminta tanda tangan pada beberapa jersey koleksi kami, Abah Halil juga tak lupa untuk memenuhi janji memberi kami sepatu matchworn miliknya yang dipakai ketika berlaga di pertandingan Battle of Heroes saat menyambut ulang tahun Persebaya yang ke-88 di Stadion Gelora Bung Tomo Juni lalu. Dimana ketika itu arek-arek SJC juga turut ngeluruk 2 hari latihan dan saat pertandingan di stadion (klik: Artikel Latihan dan Artikel Battle of Heroes).

Keberuntungan tak berhenti di situ, Cak Dedy juga tak ketinggalan memberi kami jersey matchworn Persebaya 1927 miliknya ketika berlaga di musim terakhir LPI 2013. Dua memorabilia yang sangat bernilai, langsung dari empunya, memperkaya daftar inventaris kami. Sisanya kami lanjutkan dengan banyak obrolan santai dan ringan untuk menutup liputan kami pada hari itu. Semoga sukses untuk partai tandang Persebaya Surabaya minggu nanti, matursuwun terkhusus kepada Abah Halil dan Cak Dedy Sutanto atas dukungan atas apa yang kami lakukan dan perjuangkan, yaitu pelestarian sejarah sepakbola Surabaya melalui instrumen memorabilia. Progresif dulur! Salam SJC #WaniMetu !

Monday, October 12, 2015

Anjangsana 2015 Surabaya - Selamat Datang Tetangga!


Hanya berselang 7 hari setelah kami menggenapi Tur ANJANGSANA 2015 Bandung, kami kembali berkesampatan untuk memperpanjang tali silaturahmi dengan kawan-kawan kolektor jersey dari luar Kota Surabaya. Kali ini kami bertindak sebagai tuan rumah atas kedatangan dulur-dulur Komunitas Jersey Malang (KJM). Bertempat di Lapangan Mini Soccer Pakuwon Surabaya, kami sekaligus mengadakan pertandingan persahabatan antara SJC v KJM. Pertandingan yang sejauh yang dapat kami catat, dimenangkan oleh tuan rumah Surabaya Jersey Community dengan skor 15-9.

Wednesday, October 7, 2015

Anjangsana 2015 Bandung - Lautan Jersey


Selesailah sudah Tur ANJANGSANA 2015 #WaniMetu Bandung. Kami mengalami 2 hari penuh yang sangat amat berkesan (tentu tidak termasuk perjalanan pulang yang sempat tertunda berjam-jam). Pertama-tama ijinkan kami mengucap banyak terima kasih atas hospitality saudara-saudara Komunitas Jersey Bandung, yang dengan sangat murah hati menyediakan berbagai keperluan dan akomodasi yang kami perlukan selama berada di Bandung dan memastikan setiap dari kami tidak terlunta-lunta di Kota Kembang. Matursuwun lur, kami sangat menghargainya. 

Hari pertama keberangkatan.
Hari pertama kami lalui (tentunya) sebagian besar di perjalanan kereta api, yang tak kurang memakan waktu 16 jam. 3 Oktober 2015 sekitaran Pk. 23.20 kami sampai ke stasiun Kiaracondong. Sontak kedatangan kami telah dinanti oleh kawan-kawan KJB yang langsung mengantar ke tempat kami menginap, yang juga dipersiapkan oleh mereka. Praktis hari pertama hanya bisa diisi dengan sedikit perkenalan dan perjumpaan singkat para member SJC-KJB yang mayoritas hanya saling bersilaturahmi via medsos. Kali ini bertemu, bertatap muka, dan bercengkerama secara langsung.

Ketika berada di Jl. Asia Afrika.
Hari kedua 4 Oktober 2015 jauh lebih padat dan menarik. Kami diajak berkeliling oleh kawan-kawan KJB untuk berwisata city heritage khas dengan menyambangi kawasan Asia Afrika yang sarat sejarah, serta merapat ke beberapa kuliner khas Bandung. Kesan yang kami tangkap akan wajah kota ini ialah betapa pesat perkembangannya, dengan taman-taman tematik dan bagaimana local society Bandung yang begitu dinamis dan berdaya. Kami melihat antusiasme warga sekitar yang sangat peduli terhadap perkembangan pariwisata mereka. Dan setalah cukup puas berkeliling kota Bandung, kami kembali ke tempat menginap, dan mulai mempersiapkan tim (persiapan material pertandingan dan briefing strategi) untuk menghadapi salah satu "menu utama" dari tur ANJANGSANA 2015 #WaniMetu Bandung, yaitu pertandingan persahabatan sepakbola antara tim tuan rumah KJB vs SJC di Lapangan Progresif.

Jalannya Pertandingan KJB vs SJC
 
Box Set cinderamata dari KJB.
Sekitaran Pk.18.30 kami memulai seremonial pertukaran cinderamata dan berfoto bersama yang diwakilkan oleh Kang Joko dari KJB dan Cak Yudha Mustopo dari SJC. Kami mendapat pemberian menarik berupa box set jersey KJB lengkap dengan match detail pertandingan. Sementara kami memberikan kaos #Halilintar beserta tanda tangan asli Mat Halil yang juga segera akan kami publikasi dan pasarkan secara eksklusif dan sangat terbatas. Kedua tim mengenakan dua warna jersey kebesaran masing-masing Kota asal, yaitu hijau untuk SJC dan biru untuk KJB. SJC seperti telah diinformasikan sebelumnya memakai jersey #WaniMetu produksi MBB dan KJB kompak mengenakan home jersey Persib Bandung berbagai musim.


Setelah prosesi seremonial selesai, kick-off dilakukan menggunakan sistem pertandingan yang telah disepakati terdiri dari 4 babak berdurasi 30 menit. Duel kedua tim berlangsung seru dan sangat berimbang. KJB memberikan perlawanan sengit dan membuat kami harus bekerja sangat keras menahan kecepatan barisan depan mereka. Gol pembuka pertandingan dicetak oleh pemain SJC, Syarief Muhdor #18 ketika pertandingan baru berjalan tak lebih dari 10 menit memanfaatkan umpan lambung cantik dari Irawan. Tak lama berselang KJB berhasil mencetak gol penyeimbang melalui kecepatan penyerang mereka. Kami tak berhenti dan berhasil kembali unggul melalui gol Kris Wahyudi #21 yang berhasil mengecoh pemain bertahan KJB dan melepaskan tembakan keras mendatar ke pojok kanan gawang lawan. Tuan rumah tak menyerah dan kembali mencetak gol melalui titik putih yang didapat setelah handsball yang dilakukan oleh full back M. Ari Cahyono. 2-2 skor sementara mengakhiri babak ke pertama.


Babak kedua dimulai dengan tempo yang meningkat. Ferdy Sinarito #15 kembali membuat SJC unggul melalui gol chip-nya kembali memanfaatkan umpan dari Irawan. Setelah memberi 2 assist yang sangat manja -meminjam istilah Bung Hardimen Koto- :) giliran sang playmaker sendiri, Adik Mardina Irawan #10 yang membuat lesakan ke gawang lawan untuk membawa SJC unggul 2 gol melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalty, setelah berbagai upaya sebelumnya selalu berhasil ditahan oleh barisan pertahanan KJB yang bermain solid, skor 4-2 bertahan hingga jeda.

Lagi-lagi SJC memperlebar margin gol, kali ini melalui kerjasama apik berawal dari corner kick pendek di sisi kanan dan dilanjutkan crossing dari M. Harriyanto, dan dummy dari Barry Junius yang mengecoh pertahanan lawan diakhiri penyelesaian mudah oleh full back M. Ari Cahyono #6 di depan mulut gawang, setelah melakukan overlapping di sisi sayap kiri. Skor 5-2 menutup babak ke-3.

Di babak akhir KJB terus menekan dan "menyengat" kami dengan gol dari kemelut di depan gawang yang berawal dari corner kick. Dimana sebelumnya peluang matang dari KJB sempat dimentahkan melalui double save brilian dari kiper SJC, Abien #22, yang juga begitu sering melakukan penyelamatan krusial dalam pertandingan tersebut. Namun akhirnya kembali Kris Wahyudi membuat SJC menjauh dengan gol long chip shot cantiknya dari luar kotak penalty sisi sayap kanan dan berhasil melampaui kiper untuk meluncur deras ke gawang KJB. Skor akhir 6-3 untuk kemenangan Surabaya Jersey Community, yang sekaligus menyempurnakan Tur ANJANGSANA 2015 #WaniMetu Bandung.

Kang Joko - Cak Yudha
Pertandingan berakhir dan kami kembali berbaur dan bercengkerama dengan kawan-kawan KJB hingga mendekati Pk.00.00. Inilah yang menjadi akar nilai dari kampanye ANJANGSANA 2015, yaitu silaturahmi dan persaudaraan melebihi dari sekedar kemenangan di lapangan. Sepakbola selalu bisa menjadi bahasa pemersatu antara kutub kultural yang berbeda. Dan bagi kami jersey juga menjadi salah satu instrumen di dalamnya sebagaimana kami ingin menjadi pionir untuk itu. Kami menutup Tur Bandung dengan senyuman lebar bahwa misi temu silaturahmi kami telah tergenapi dengan kawan-kawan KJB yang sarat dengan suasana kekeluargaan telah menyambut kami. Sebuah kesempatan berharga untuk mengenali kultur masyarakat dan komunitas di kota yang sarat akan kebesaran sejarah dan cerita sepak bolanya. Kiranya itulah value utama dari kampanye #WaniMetu. Kami tunggu kalian di Surabaya dulur!


Selanjutnya, kawan-kawan dari Komunitas Jersey Malang direncanakan akan merapat pada pertengahan Oktober 2015 ke Surabaya untuk bersilaturahmi sekaligus mengadakan pertandingan persahabatan mini soccer melawan SJC. Kami nanti kehadirannya! Salam SJC #WaniMetu

Tambahan Informasi: Kami telah mulai membuka PO jersey SJC #WaniMetu dan dapat mulai diorder. Untuk melakukan pemesanan, silahkan klik di sini!

Saturday, October 3, 2015

Anjangsana 2015 Bandung - Kami Datang!


Pamit dulu dulur. Hari ini kami bertolak ke Bandung dalam rangka Tur ANJANGSANA 2015 #WaniMetu Bandung setelah membereskan segala urusan administrasi, dimana sebanyak 19 orang perwakilan tim SJC akan melakukan pertandingan persahabatan dengan kawan-kawan Komunitas Jersey Bandung (KJB) pada tanggal 4 Oktober 2015.

Original Kit SJC Produksi MBB.
Selain daripada hal administratif, tentunya kami juga telah merampungkan jersey yang akan kami kenakan pada pertandingan tersebut. Jersey produksi MBB Bogor dengan warna dominan hijau aksentuasi putih, serta ornamen watermark logo Suroboyo pada bagian belakang. Keseluruhan tampilan jersey telah kami rencanakan secara matang dan konseptual sesuai dengan identitas Kota Pahlawan. Tercermin dari warna, tampilan dan detail yang sangat Suroboyoan, kami mengusung value "Satu Jersey Satu Nyali" dalam keseluruhan kerangka desain dan dielaborasi secara apik oleh MBB. Kenapa harus MBB? Jawaban kami cukup pragmatis untuk pertanyaan ini, yaitu mengingat MBB telah cukup banyak bersumbangsih terhadap persepakbolaan Surabaya, terutama dalam beberapa Bulan belakangan yang diwujudkan dengan menjadi sponsor appareal untuk Persebaya Surabaya setidaknya di 3 partai yang dilakoni (1 partai di event Battle of Heroes dan 2 partai eksebisi di Piala Kemerdekaan). Selain daripada itu, desain dan hasil produksi yang teliti juga melandasi kami untuk memilih MBB sebagai vendor SJC.

Sedikit menginformasikan, atas banyaknya permintaan atas original kit Surabaya Jersey Comunity by MBB tersebut, maka kami merencanakan akan membuat PO kloter 2 (yang besar kemungkinan menjadi PO terakhir) bagi kawan-kawan yang sebelumnya belum sempat memesan (dikarenakan waktu yang sangat mepet pada PO kloter pertama). Rencananya sepulang dari Bandung, kami akan langsung mempersiapkan teknis produksi dan akan segera menginformasikannya via Blog dan Facebook Page kami.

Adapun data delegasi SJC yang mengikuti Tur ANJANGSANA 2015 #WaniMetu Bandung ialah sebagai berikut:

2 Rian
4 Eddo Bagus Prasetyo
5 Farizal Febrian
6 M. Ari Cahyono
8 Yudhie Noto Saputra
10 Adik Mardina Irawan
12 Muhamad Harryanto
13 Muhammad Agus Wijaya
14 Yudha Mustopo (C)
15 Ferdy Sinarito
16 Barry Junius Widjaja
17 Stanley Rinaldi
18 Syarief Muhdor
21 Kris Wahyudi
22 Abien Dwie Ardhie (GK)
23 Wisnu Rediansyah
25 Van Joel Sanders
83 Andreas Green
91 S. Wijaya Ang

Agenda berikutnya selain PO jersey SJC kloter 2, ialah lanjutang rangkaian ANJANGSANA 2015 #WaniMetu, dimana pada tanggal 11 Oktober 2015 nanti, SJC akan kembali melakoni pertandingan persahabatan mini soccer melawan kawan-kawan Komunitas Jersey Malang (KJM), yang kali ini akan bertandang ke Surabaya. Silahkan merapat lur! Salam SJC #WaniMetu #Anjangsana2015

Monday, September 21, 2015

Anjangsana 2015 - SJC #WaniMetu Bandung!

"Anjangsana: 1. 1 kunjungan untuk melepaskan rasa rindu; 2 kunjungan silaturahmi (ke rumah tetangga, saudara, kawan lama, sahabat); ber·an·jang·sa·na v 1 berkunjung untuk melepaskan rasa rindu; 2 berkunjung untuk bersilaturahmi".
Setelah persiapan dan pematangan rencana yang kami lakukan beberapa bulan terakhir, akhirnya telah diputuskan, di awal Oktober kami akan menyempurnakan rangkaian kampanye SJC #WaniMetu selama 2015 ini dengan mengunjungi saudara tua kami, sesama komunitas jersey di Kota Kembang, Bandung! Ya, kami merasa tiada cara yang lebih epic daripada dengan kami keluar rumah -secara harafiah- untuk mengaplikasikan slogan aksi kami tersebut. Kontingen SJC yang mendelegasikan kurang lebih 20 orang akan berangkat ke Bandung untuk melakoni pertandingan persahabatan sepak bola melawan saudara-saudara kami yang tergabung dalam Komunitas Jersey Bandung atau yang akrab disebut KJB.

Pada tanggal 4 Oktober kami akan bermain di Lapangan Progresif, untuk pertama kalinya. Semoga big plan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai komunitas. Adapun ide awal Anjangsana 2015 ini berawal dari sebuah wacana dari para anggota SJC dan KJB yang ingin bersilaturahmi dan bercengkerama secara langsung, bukan hanya via medsos. Bertepatan sekali dengan campaign SJC #WaniMetu yang berarti Berani Keluar, singkat cerita kami memberanikan diri untuk keluar dan bertandang ke Bandung, sekaligus untuk bermain sepak bola, olahraga yang menjadi akar komunitas kami. Update selanjutnya bakal menarik dulur, jangan lupa untuk subscribe berita dan artikel terbaru kami melalui notifikasi via e-mail. Silahkan check tab subscribe di kanan bawah halaman Blog SJC ini. Matursuwun, SJC #WaniMetu !!!

Halaman Facebook Surabaya Jersey Community


Kini kami hadir di Facebook, lur!! Tertanggal 20 September 2015 kemarin, SJC secara resmi merilis Page Facebook Surabaya Jersey Community (Klik di sini). Adapun tujuan dirilisnya akun kami ini ialah mempermudah dan memperlancar komunikasi antar sesama kawan kolektor maupun dulur sekalian yang ingin berkorespondensi secara langsung dengan kami. Pun kegiatan-kegiatan kami akan lebih secara reguler kami posting di laman tersebut dan tentunya tanggapan dan respon dari kawan sekalian sungguh kami harapkan.

Sekitar 300 lebih Like di page Facebook telah kami dapatkan dalam kurun waktu kurang dari sehari, membuktikan besarnya dukungan dan apresiasi dulur-dulur akan apa yang kami lakukan dan kerjakan, bersumbangsih untuk sepakbola dengan jersey sebagai instrumennya. Segala apresiasi dan ungkapan terima kasih kami haturkan, semoga hal ini selalu dapat menjadi asupan vitamin dan semangat bagi kami untuk melakukan hal-hal yang lebih besar daripada apa yang telah kami kerjakan selama ini. Matursuwun dulur! Salam SJC #WaniMetu

Thursday, August 20, 2015

3 Tahun Surabaya Jersey Community

3 Tahun Surabaya Jersey Community

3 Tahun kami berkarya memberi warna di jagad peradaban komunitas Kota Pahlawan Suroboyo. Semua berawal di Bulan ini 3 tahun yang lalu, dari sebuah perbincangan warung kopi. Banyak yang telah berubah setelahnya, banyak warna dan dinamika menghiasi perjalanan kami bersumbangsih. Hingga hari ini, kami Surabaya Jersey Community masih dan tetap giat menggeluti dunia memorabilia sepak bola, sembari turut terlibat sebagai fragmen kecil atas hingar-bingarnya persepakbolaan Surabaya. Belum cukup banyak yang dapat kami bagikan memang, blog ini sendiri masih berusia hitungan Bulan. Namun kami masih, tak lelah berusaha berkembang untuk mencapai skala dan tujuan yang lebih besar sesuai dengan visi misi, semboyan dan ideologi SJC. 2015 merupakan Tahun yang sangat progresif bagi kami, dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. Berbagai campaign telah dan akan terus kami gencarkan menjelang penghujung Tahun ini. Selalu update artikel kami via notifikasi e-mail dengan cara subscribe di tab bagian kanan bawah halaman blog ini. Langsung Merapat! Salam Seduluran! -SJC- #3TahunSJC #WaniMetu

Thursday, August 13, 2015

Silaturahmemorabilia SJC - El Faza

09/08/2015. Sambil menyelam minum air, sambil bersilahturahmi setelah Idul Fitri sekalian "berburu" tanda tangan Abah Halil. Kebetulan pula ada titipan tanda tangan dari kawan kami penggemar Persebaya dari Jakarta. Tampak pula mas Dedy Sutatnto, kiper Persebaya musim 2004 dan 2007 yang sekarang turut membantu pengembangan program latihan akademi sepak bola milik Mat Halil, El Faza. Semoga makin sukses El Faza, kami meyakininya, karena kalian ditangani oleh para juara! Salam seduluran! :)
 
 

-SJC- #WaniMetu

Wednesday, August 12, 2015

Re-aktifasi Kegiatan Dengan "Hunting" Dadakan

Artikel pertama setelah Lebaran :) Cukup lama setelah artikel terakhir kami. 12/08/2015 kemarin, kami mendengar informasi yang pada dasarnya cukup mendadak, dimana –sebut saja- team Ijo (yang mayoritas dihuni para pemain Persebaya Surabaya yang terakhir berlaga di ISL) beruji coba melawan team dari Pasuruan (yang mayoritas dihuni para pemain Persekap Pasuruan).

Sekadar pemanasan memulai kegiatan kami kembali (istilah kerennya: re-aktifasi) kami langsung menuju lapangan  SIER di kawasan Rungkut Industri, Surabaya. Dengan maksud mengambil beberapa foto dan update berita untuk Blog. Cukup menarik melihat kembali para pemain bertanding setelah cukup lama mereka vakum secara infrastruktur maupun kompetisi.

Otavio Dutra bermain penuh 3 babak.
Feri Ariawan (31) dan Fandi Eko Utomo (22).
Memasuki lapangan sontak kami melihat wajah-wajah lama seperti Otavio Dutra, Feri Ariawan, Fandi Eko Utomo dan tentunya coach Ibnu Grahan. Yang cukup mengejutkan ialah adanya wajah-wajah baru yang sebelumnya jamak kita temui di Persebaya 1927 seperti Rendi Irawan dan Fastabiqul Khoirot. Saat penulis mencoba menanyakan langsung kepada yang bersangkutan apakah ada tanda-tanda kepindahan, kompak mereka menjawab “Cuma ikut latihan aja mas, sambil menjaga kondisi”.

Wajah Baru: Rendi Irawan turut meramaikan uji coba kemarin.



Bersama Dutra dan Ibnu Grahan.
Kami juga sempat bercengkerama dengan Otavio Dutra, yang nampaknya masih ingat dengan perjumpaan kami sebelumnya -mengacu pada event Corner Clean di Car Free Day Mei lalu- dimana ketika kami mendekati yang bersangkutan setelah pertandingan, ia pun menyapa “Hallo apa kabar?! Ketemu lagi kita”, dilanjutkan dengan menandatangani salah satu jersey Persebaya koleksi kami, sebelum akhirnya banyak supporter lain yang menyerbunya untuk berfoto bersama. Tanda tangan beberapa pemain lain seperti Feri Ariawan, Fastabiqul Khoirot, dan tentunya Coach Ibnu Grahan tak lupa kami amankan. Ketika lapangan sudah sepi, obrolan singkat tentang sepak bola tanah air antara kami dengan Coach Ibnu dan Otavio Dutra menjadi menutup blusukan kami sore itu.

Kami berandai-andai dan besar berharap akan terjadinya persatuan kembali persepakbolaan di Surabaya, dimana seluruh elemen team dan para supporter-nya bersatu kuat rapat seperti yang telah kita rasakan dan selalu kita rindukan. Tidak ada lagi Persebaya "asli-palsu" ataupun yang lainnya yang turut memicu konflik. Kami rindu masa jaya itu. Sudah saatnya dulur...ini momen yang pas! Semoga! Salam 1 Nyali, Wani!!! -SJC- #WaniMetu